PESSEL, HARIANHALUAN.id—
PT Jamkrida Sumbar menggelar kegiatan edukasi bertajuk “Belajar Literasi Keuangan Tanpa Bosan” di SMA Negeri 1 Lengayang Pesisir Selatan, Selasa (21/4).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pada kalangan generasi muda termasuk para pelajar. Kegiatan yang difasilitasi oleh JEMARI Sakato ini diikuti sebanyak 73 siswa yang terdiri dari siswa kelas X dan sejumlah anggota OSIS.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai sektor keuangan sekaligus membekali siswa dengan keterampilan mengelola keuangan secara bijak sejak dini.
Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur PT Jamkrida Sumbar (Perseroda) Jhen Hen Ryco, Kepala Sekolah Nofrika Yulianti, serta jajaran wakil kepala sekolah, yakni Amrul Wahid, Agustini, Lindawati, dan Yosda Sri Nengsih, bersama para majelis guru.
Dalam sambutannya, Nofrika Yulianti menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai edukasi keuangan menjadi bekal penting bagi pelajar dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Jamkrida Sumbar yang telah memberikan edukasi ini kepada pelajar, sehingga mereka dapat memahami lebih dalam mengenai sektor keuangan,” ujarnya.
Ia juga berharap ke depan terjalin kerja sama berkelanjutan antara pihak sekolah dengan Jamkrida Sumbar dalam penguatan literasi keuangan di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, Jhen Hen Ryco menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda.
Ia menyoroti pentingnya pemahaman sejak dini agar pelajar tidak terjerumus dalam praktik keuangan yang merugikan, seperti pinjaman online ilegal.
“Kami ingin siswa tidak terjebak dalam praktik keuangan yang tidak sehat. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat menjadi agen edukasi di lingkungan keluarga dan masyarakat tentang penggunaan jasa keuangan secara bijak, terutama terkait bahaya pinjaman online ilegal,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui berbagai metode, mulai dari pemaparan materi menggunakan presentasi, pemutaran video edukasi, hingga permainan kelompok yang mendorong partisipasi aktif siswa.
Dengan pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan pelajar serta membentuk generasi yang lebih cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan.(h/ita)
Sumber : Afrianita (https://harianhaluan.id/)